Bolatimes.org – Gelandang Manchester United saat ini sebenarnya memang akan segera melakukan pembangunan stadion yang baru. Tentu, hal ini direncanakan agar dapat menampung penonton sampai 100.000 orang.

Kapasitas 100.000 kursi penonton tersebut sebenarnya dianggap sebagai angka yang paling realistis. Sebab, dirancang untuk dapat memastikan stadion tetap relevan mengingat kini permintaan tiket oleh suporter Man United semakin tinggi.

Gedung Baru Gelandang Manchester United

Umumnya, jika proyek pembangunan stadion telah terealisasi, maka dapat dipastikan bahwa Old Trafford harus dilupakan. Pembangunan tersebut telah dijadwalkan selesai tepat waktu pada tahun 2028 mendatang.

Sementara itu, Sir Jim Ratcliffe, yang merupakan sosok pemilik dari klub ini bersama dengan Walikota Manchester, yaitu Andy Burnham telah menyusun rencana matang. Hal ini tentu berkaitan dengan pembangunan stadion ini, yaitu:

1. Memiliki Banyak Referensi

Jim Ratcliffe diketahui telah mempunyai preferensi membangun stadion mulai dari nol. Jadi, tidak perlu renovasi, namun United harus lebih percaya bahwa hal itu dilakukan di tanah milik klub.

Gelandang Manchester United tersebut sebenarnya bersebelahan dengan stadion. Jadi tim nantinya juga bisa langsung bermain di Old Trafford selama proses pembangunan.

Proyek pembangunan stadion ini sebenarnya menjadi upaya untuk melakukan regenerasi terhadap kawasan Trafford Park yang ada di kota Manchester.

Rencana tersebut juga muncul sebagai bentuk dari respons positif terkait adanya kondisi Old Trafford. Pelatih dari MU sendiri yang sudah memasuki usia 114 tahun menyuarakan hal tersebut.

Sementara itu, diketahui bahwa stadion MU sebelumnya telah berdiri sejak 1910. Namun, stadion tersebut sering dikritik oleh Masyarakat. Hal tersebut tentu karena dianggap tidak dapat memenuhi standar bagi klub sebesar MU.

Renovasi terakhir terjadi pada tahun 2006, diketahui bahwa stadion gelandang Manchester United ini hanya menambahkan 8.000 kursi. Namun, sampai saat ini memang stadion tersebut tidak pernah lagi mengalami pembaruan yang signifikan.

Bahkan, masalah atap yang bocor beberapa pekan terakhir ini juga tidak mendapatkan penanganan yang baik. Padahal kebutuhan akan fasilitas yang baru saat ini sebenarnya cukup penting bagi The Reds Devils.

2. Alasan Dibuat Stadion baru

Pada awalnya, memang sudah ada pertimbangan untuk melakukan berbagai macam renovasi Old Trafford. Tentu, hal ini terjadi usai adanya beberapa studi banding yang dilakukan ke stadion tersebut.

Misalnya saja seperti adanya studi Bernabeu dan Nou Camp. Sebelumnya, pemerintah sudah melihat berbagai perkembangan stadion gelandang Manchester United yang baru milik Tottenham Hotspur.

Namun, pada akhirnya keputusan jatuh ke stadion baru MU ini. Stadion sementara ini memang kini lebih dikenal dengan sebutan ‘New Trafford’. Hal tersebut tentunya karena sudah dibangun di lokasi yang sangat berdekatan dengan Old Trafford.

Sementara itu, sosok dari Walikota Manchester, yaitu Andy Burnham juga selalu mendukung penuh terkait dengan proyek pembangunan stadion baru milik gelandang Manchester United.

Burnham sendiri memang saat ini sudah melihat proyek tersebut berjalan dengan lancar dan optimal. Hal tersebut nantinya akan menjadi kesempatan Masyarakat untuk mengubah bagian barat kota Manchester.

Jadi, hampir sama seperti Etihad Campus milik Manchester City yang saat ini sudah mulai berevolusi pada area timur kota Manchester.

3. Biaya yang dibutuhkan

Pembangunan stadion baru pada gelandang Manchester United ini sebenarnya sudah diperkirakan akan membutuhkan biaya sekitar 2 miliar euro atau setara Rp 34 triliun.

Arsitek Foster dan Partners, yang sebelumnya pernah terlibat dalam pembangunan Stadion Wembley, juga telah ditunjuk untuk menangani proyek tersebut.

Bahkan, saat ini sudah berhasil juga menyusun berbagai konsep kawasan dengan desain yang modern. Tentu, hal tersebut mencakup ruang terbuka serta patung legenda dari Manchester United.

Proyek ini juga sebenarnya sangat diharapkan akan selesai pada tahun 2030. Sementara itu, untuk stadionnya sendiri harus bisa dibuka lebih cepat sekitar tahun 2028.

4. Suporter Terpecah

Meski sudah ada rencana untuk pembangunan stadion gelandang Manchester United ini, tentu dukungan dari beberapa kalangan cukup banyak.

Misalnya saja seperti mantan pemain United, yaitu Gary Neville berpendapat bahwa Old Trafford tersebut memang sudah tidak sesuai dengan standar. Namun, tidak semua suporter menyetujui proyek tersebut.

Bahkan, Survei yang dilakukan saat ini sudah lebih dari 30.000 suporter Manchester United. Hal tersebut tentu akan menunjukkan jika fans akan terpecah menjadi dua golongan.

Melalui adanya hasil hampir 50-50, tentu MU akan tetap bertahan di Old Trafford. Sementara itu, gelandang Manchester United juga selalu mendukung pembangunan stadion yang lebih baru.